Desa Padi Mantapkan Program Desa Cantik, BPS Kabupaten Mojokerto Paparkan Hasil Pendataan UMKM
Padi, 24 Juli 2026 – Pemerintah Desa Padi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang dirangkaikan dengan pemaparan hasil pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Jumat (24/7/2026), di Pendopo Balai Desa Padi.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Mojokerto beserta Tim Pembina Desa Cantik, Kepala Desa Padi beserta jajaran Pemerintah Desa, Ketua BPD beserta tokoh masyarakat, Agen Statistik dari Universitas Islam Majapahit (UNIM), Agen Statistik Desa Padi, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Selain itu, kegiatan juga diikuti secara daring oleh Pojok Statistik BPS Provinsi Jawa Timur dan Agen Statistik Universitas Pembangunan Nasional (UPN).
Dalam kesempatan tersebut, BPS Kabupaten Mojokerto memaparkan hasil pendataan UMKM yang telah dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan tata kelola data desa. Pendataan awal difokuskan di Dusun Tameng sebagai pilot project Program Desa Cantik di Desa Padi.
Kepala Desa Padi menyampaikan bahwa ketersediaan data yang akurat dan berkualitas menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan desa. Melalui kolaborasi dengan BPS, perguruan tinggi, dan masyarakat, diharapkan Desa Padi mampu membangun sistem data yang lebih baik untuk mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
Sementara itu, Tim Pembina Desa Cantik dari BPS Kabupaten Mojokerto memberikan pembinaan mengenai pentingnya pengelolaan data statistik desa yang valid, mutakhir, dan berkelanjutan. Hasil pendataan UMKM yang telah diperoleh diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan program pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis data.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Rencana Tindak Lanjut (RTL). Salah satu poin utama dalam RTL tersebut adalah melanjutkan pendataan UMKM ke dusun-dusun lainnya di Desa Padi dengan melibatkan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Sidoarjo sebagai mitra desa dalam proses pengumpulan dan penguatan data statistik.
Melalui sinergi antara Pemerintah Desa Padi, BPS Kabupaten Mojokerto, perguruan tinggi, serta seluruh pemangku kepentingan, Program Desa Cantik diharapkan mampu mewujudkan budaya sadar statistik sekaligus menghasilkan data desa yang berkualitas sebagai dasar pembangunan yang berkelanjutan sesuai semangat "Makaryo Mbangun Deso."
~ Makaryo Mbangun Deso ~
#DesaPadiMojokerto #DesaCintaStatistik #DesaCantik #UMKM #BPS












Belum Ada Komentar
Tinggalkan Komentar