PELATIHAN DESA PKP KE ANC FARM SIDOARJO   PELATIHAN DESA PKP KE ANC FARM SIDOARJO
  

TINGKATKAN KEMANDIRIAN PERTANIAN, LIMA DESA DI KECAMATAN GONDANG GELAR PELATIHAN DAN STUDI TIRU VERMIKOMPOS DI ANC FARM SIDOARJO

SIDOARJO, 8 OKTOBER 2026 – Dalam upaya mendorong inovasi dan kemandirian sektor pertanian, peserta dari lima desa yang tergabung dalam Kawasan Perdesaan Agrowisata Pertanian Terpadu Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, mengikuti kegiatan pelatihan dan studi tiru vermikompos serta budidaya cacing di ANC Farm, Sidoarjo, Kamis (8/10/2026).

Lima desa yang mengikuti kegiatan tersebut meliputi Desa Padi, Desa Kemasantani, Desa Kebontunggul, Desa Pohjejer, dan Desa Gondang. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan pertanian ramah lingkungan sekaligus membuka peluang usaha produktif berbasis potensi lokal.

Dalam kegiatan tersebut, Bapak Rudi dari ANC Farm hadir sebagai narasumber yang memberikan penjelasan mengenai vermikompos dan teknik budidaya cacing. Para peserta mendapatkan wawasan tentang pemanfaatan cacing tanah dalam mengolah bahan organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi kesuburan tanah, serta potensi ekonomi dari pengembangan budidaya cacing.

Vermikompos merupakan salah satu alternatif pupuk organik yang mendukung sistem pertanian berkelanjutan. Melalui pengolahan limbah organik menjadi produk bernilai guna, metode ini berpotensi mengurangi limbah, meningkatkan kualitas tanah, dan mendukung efisiensi usaha tani.

Kegiatan studi tiru ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mendorong peserta untuk melihat secara langsung peluang pengembangan usaha pertanian yang dapat diterapkan di lingkungan perdesaan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan menjadi bekal bagi masing-masing desa untuk mengembangkan inovasi sesuai dengan potensi dan kebutuhan wilayahnya.

Kepala Desa Padi, Slamet Prayogi Hatna Wijaya, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dan studi tiru ini merupakan langkah positif dalam memperkuat kolaborasi antardesa serta mendorong pengembangan pertanian terpadu di Kecamatan Gondang.

Menurutnya, pengembangan vermikompos dan budidaya cacing memiliki potensi untuk mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama kegiatan dapat ditindaklanjuti melalui penerapan nyata di desa masing-masing.

“Melalui kegiatan pelatihan dan studi tiru ini, kita berharap dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang bisa diterapkan di desa. Potensi limbah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Harapannya, kolaborasi lima desa ini semakin kuat dalam membangun pertanian terpadu yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” demikian pesan yang ingin ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Pengembangan vermikompos dan budidaya cacing diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari ekosistem Kawasan Perdesaan Agrowisata Pertanian Terpadu Kecamatan Gondang. Dengan mengintegrasikan pengelolaan limbah organik, produksi pupuk, dan kegiatan budidaya pertanian, kawasan ini berpeluang mengembangkan model pertanian yang lebih efisien, produktif, dan ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, lima desa peserta diharapkan dapat memperkuat sinergi, memperluas wawasan, dan menumbuhkan inovasi baru dalam mengoptimalkan potensi pertanian perdesaan.

Dari limbah menjadi berkah, dari pengetahuan tumbuh inovasi. Bersama membangun pertanian terpadu yang berkelanjutan demi desa yang mandiri dan masyarakat yang sejahtera.

~ Makaryo Mbangun Deso ~

#DesaPadiMojokerto #PembangunananKawasanPerdesaan #Pelatihan #Vermikompos #BudidayaCacing